Rakyatkalteng, Muara Teweh – Menyikapi Rakor lanjutan percepatan pelebaran ruas jalan dalam Kota Muara Teweh yang dilaksanakan di Aula Setda Lantai I, Senin (05/10/2026), anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, meminta pelaksanaan percepatan pelebaran ruas jalan dalam Kota Muara Teweh dilakukan secara terbuka, terkoordinasi dan tetap memperhatikan hak masyarakat.
H Nurul Anwar mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan penting dalam mendukung pertumbuhan Kota Muara Teweh. Pelebaran jalan diharapkan dapat memperbaiki konektivitas, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan dan mendukung perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pada pembangunan yang menyangkut tanah dan bangunan milik masyarakat tersebut juga disampaikan H Nurul Anwar politisi dari PKB DPRD membutuhkan komunikasi serta koordinasi yang baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Prinsipnya kita mendukung pembangunan. Tetapi pelaksanaannya harus jelas, terbuka dan berkeadilan. Masyarakat harus mengetahui prosesnya dan setiap persoalan yang berkaitan dengan hak masyarakat perlu dibicarakan secara baik,” kata Nurul Anwar.
Ia juga turut menilai Rakor yang melibatkan unsur pemerintah daerah dan masyarakat merupakan langkah positif dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan terkait pelebaran jalan.
Menurutnya, komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi sarana untuk menyamakan persepsi sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kendala yang ada di lapangan.
Nurul Anwar juga meminta perangkat daerah terkait memastikan data dan kondisi lapangan sebelum setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan. Hal tersebut penting agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Jangan sampai karena mengejar percepatan, kemudian ada hal-hal yang belum dikomunikasikan dengan masyarakat. Koordinasi harus terus dilakukan agar pembangunan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat juga dapat memberikan dukungan terhadap program pembangunan sepanjang pelaksanaannya dilakukan sesuai ketentuan dan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian.
Menurutnya, keberhasilan pelebaran ruas jalan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari proses pembangunan yang mampu membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kalau pemerintah dan masyarakat bisa berjalan bersama, tentu pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan. Kita ingin pelebaran jalan ini memberikan manfaat untuk kepentingan masyarakat dan perkembangan Kota Muara Teweh dalam jangka panjang,” pungkasnya.












