Rakyatkalteng, Muara Teweh – Menanggapi pelaksanaan penutupan Pelatihan Desainer Grafis Muda, Menjahit Pakaian dengan Mesin, dan Menjahit Pakaian Sesuai Style di Aula Dinas Nakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara, anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, mendorong agar program pendidikan dan pelatihan vokasi terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Pelatihan yang dilaksanakan selama 30 hari tersebut menurut Naruk dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha.
Ia menilai keberhasilan sebuah pelatihan tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan dan diterimanya sertifikat oleh peserta, tetapi juga dari sejauh mana keterampilan yang diberikan dapat diterapkan setelah pelatihan selesai. Karena itu, ia meminta para peserta untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan.
“Setelah pelatihan ini selesai, jangan berhenti belajar. Keterampilan yang sudah diperoleh harus terus diasah dan diterapkan. Kalau ditekuni, keterampilan tersebut bisa menjadi modal untuk bekerja maupun membuka usaha,” kata Naruk.
Menurutnya, pelatihan desain grafis memiliki peluang yang cukup luas seiring perkembangan teknologi digital. Begitu pula dengan keterampilan menjahit yang dapat dikembangkan menjadi usaha jasa maupun produksi pakaian sesuai kebutuhan masyarakat.
Naruk juga berharap peserta dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan dan memasarkan hasil karya mereka. Dengan pemasaran yang lebih luas, peluang untuk mendapatkan konsumen dan mengembangkan usaha juga semakin terbuka.
Selain mendorong peserta untuk memanfaatkan hasil pelatihan, Naruk menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan masyarakat dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja.
“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi agar pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Dinas Nakertranskop-UKM Kabupaten Barito Utara yang telah melaksanakan pelatihan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan jenis keterampilan yang sesuai potensi serta kebutuhan daerah.
Naruk menambahkan, peningkatan keterampilan masyarakat diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja, mendorong lahirnya wirausaha baru, dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia pun berharap 45 peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi contoh bahwa keterampilan dapat menjadi salah satu modal penting untuk membangun kemandirian ekonomi.
“Semoga ilmu yang didapat tidak hanya tersimpan, tetapi benar-benar digunakan untuk berkarya, bekerja dan berusaha. Dengan begitu, manfaat pelatihan ini dapat dirasakan bukan hanya oleh peserta, tetapi juga keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.










