PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, melepas kafilah Kabupaten Murung Raya yang akan mengikuti Festival Seni Qasidah ke XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas pada 14–18 Oktober 2026.
Kafilah Murung Raya berjumlah 65 orang, terdiri dari 34 peserta lomba serta 31 pendamping dan official. Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan seni Islami sekaligus mendorong generasi muda untuk berprestasi. Pelepasan berlangsung di aula Cahai Ondhui Tingang pada Selasa (13/10/2026)
Ketua Kafilah Kabupaten Murung Raya, Wahyudi, menyampaikan bahwa kafilah akan mengikuti tiga cabang lomba, yakni bintang vokalis gambus, pop religi, dan rebana klasik.
Pada cabang bintang vokalis gambus, terdapat enam peserta putra dan putri yang mengikuti golongan anak-anak, remaja, dan dewasa. Sementara cabang pop religi juga diikuti enam peserta putra dan putri dari golongan yang sama.
Adapun pada cabang rebana klasik, Murung Raya mengirimkan dua grup putra dan putri pada golongan remaja.
Wahyudi menjelaskan, sebagian peserta yang tergabung dalam kafilah merupakan hasil pembinaan dan seleksi melalui kegiatan Gebyar Musik Islami yang dilaksanakan pada September 2026 lalu.
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas peserta sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni Islami.
Untuk mendukung keberangkatan menuju Kabupaten Kapuas, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyediakan satu unit bus milik pemerintah daerah sebagai sarana transportasi kafilah.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmanto Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti festival tingkat provinsi. Ia berharap seluruh kafilah dapat menjaga semangat, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan.
Rahmanto juga mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam festival bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, tetapi menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, menambah pengalaman, serta membawa nama baik Kabupaten Murung Raya.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga sikap dan perilaku selama berada di Kabupaten Kapuas.
Selain itu, Rahmanto menekankan pentingnya pembinaan seni Islami sebagai bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik, sekaligus melestarikan seni dan budaya bernuansa Islami di Kabupaten Murung Raya.
Sementara itu, Ketua Umum DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Murung Raya yang diwakili Wakil Ketua I, Dina Maulidah, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya atas dukungan yang diberikan kepada kafilah.
Dina berpesan agar seluruh peserta menjaga sikap, kesantunan, dan akhlak serta menunjukkan persatuan dan kekompakan selama mengikuti festival.
Ia juga mengaku optimistis terhadap kemampuan para peserta setelah melihat proses latihan yang telah dilaksanakan. Dengan doa dan kerja keras bersama, Dina berharap Murung Raya mampu menembus tiga besar dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
“Melihat beberapa kali latihan, saya optimistis. Dengan doa kita bersama, minimal Murung Raya bisa di tiga besar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, hanya tujuh kabupaten yang mengikuti seluruh cabang lomba. Hal tersebut dinilai menjadi peluang bagi kafilah Murung Raya untuk bersaing dan meraih prestasi.
Melalui keikutsertaan dalam Festival Seni Qasidah ke XII ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya diharapkan terus mendorong pembinaan seni Islami secara berkelanjutan agar potensi generasi muda dapat berkembang dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun lebih luas. (USW/RK1)












