Rakyatkalteng, Muara teweh – Pentingnya menjaga kelestarian sumber daya ikan dengan tidak menggunakan bahan peledak, racun, setrum maupun alat tangkap yang dapat merusak lingkungan perairan, masyarakat juga diminta mematuhi aturan perikanan yang berlaku dan melaporkan aktivitas illegal fishing kepada pihak berwenang.
Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, yang turut mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Polres Barito Utara dalam mengedukasi dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan praktik penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing, hal tersebut seperti yang kita ketahui selain menurunkan perkembangan bibit ikan juga memberikan dampak tidak baik bagi masyarakat yang berada di sekitar.
Ketua Komisi II tersbut juga mengatakan, keberadaan sungai dan sumber daya ikan memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat Barito Utara. Karena itu, pemanfaatannya harus dilakukan secara bijak dan tidak mengorbankan kelestarian lingkungan.
“Kami mendukung penuh imbauan dari Polres Barito Utara. Masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa menangkap ikan dengan cara-cara yang merusak lingkungan akan memberikan dampak yang besar terhadap keberlangsungan sumber daya perikanan,” ujar Taufik.
Ia juga mengharapkan peran aktif seluruh elemen masyarakat bukan hanya pihak berwenang yang turut memberikan edukasi dan pencegahan tersebut, hal itu perlu terus dilakukan secara berkelanjutan terutama kepada masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor perikanan. Menurutnya, pendekatan persuasif melalui sosialisasi harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran.
“Kalau kita menjaga sungai dan habitat ikan, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga perairan Barito Utara agar tetap lestari,” katanya.
Taufik juga mengajak masyarakat untuk menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan serta tidak mengambil ikan dengan cara yang dapat memusnahkan bibit maupun merusak habitat ikan.
Ia berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga praktik illegal fishing dapat dicegah dan kelestarian sumber daya perikanan di wilayah Barito Utara tetap terjaga.








