Cegah Karhutla Meluas, Faridawaty Dorong Sinergi Lintas Instansi

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh. (ist)

PALANGKA RAYA, RAKYATKALTENG.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring munculnya sejumlah titik kebakaran di beberapa wilayah Kalteng.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa ancaman karhutla mulai meningkat memasuki musim kemarau sehingga langkah pencegahan harus diperkuat sejak dini agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Peristiwa karhutla yang mulai terjadi ini harus menjadi peringatan bagi kita semua. Jangan sampai kebakaran semakin meluas karena kelalaian atau aktivitas pembakaran lahan,” ujar Faridawaty, baru-baru ini.

Ia menilai pencegahan merupakan langkah paling efektif dibandingkan penanganan ketika api telah membesar. Karena itu, pihaknya mendorong pemerintah bersama instansi terkait meningkatkan patroli di kawasan rawan karhutla, memperkuat pemantauan secara berkala, serta memastikan setiap titik api dapat segera ditangani sebelum meluas.

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng itu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga masyarakat dalam upaya mengendalikan karhutla.

Menurutnya, koordinasi yang baik antarlembaga akan mempercepat deteksi dini sekaligus memperkuat penanganan apabila ditemukan titik api sehingga dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.

Faridawaty turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain melanggar ketentuan hukum, tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca kering.

“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah karhutla. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani sebelum membesar,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan serta melaporkan setiap potensi kebakaran yang ditemukan di lapangan.

Selain itu, Faridawaty berharap pemerintah daerah terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi, khususnya kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan karhutla.

Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui langkah-langkah pencegahan. (RK1)

Deskripsi Iklan