DPRD Mura : Pemerintah Harus Punya Langkah Konkrit Tangani Kabut Asap

PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Rumiadi, menyampaikan rasa keprihatinannya terkait kondisi cuaca dan kabut asap yang berdampak serius bagi masyarakat, menyusul informasi adanya seorang anak yang meninggal dunia diduga akibat terkena parahnya paparan kabut asap.

Menurut Rumiadi, dalam situasi cuaca ekstrem yang bersifat siklus ini, pemerintah tidak bisa berbuat banyak secara instan, namun hal tersebut harus menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah daerah ke depan.

“Ya, kita prihatin karena situasi cuaca ini kita tidak bisa berbuat apa-apa, dalam tanda kutip ya, karena ini siklus musiman,” ujar Rumiadi saat dikonfirmasi usai memimpin rapat paripurna di Puruk Cahu, Selasa (1/9).

Rumiadi menekankan bahwa tantangan utama bagi pemerintah adalah bagaimana upaya menanggulangi, mencegah, serta menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai dalam menghadapi bencana kabut asap.

Rumiadi juga mengingatkan agar pemerintah mewaspadai potensi musim kemarau panjang yang dikhawatirkan dapat memicu kembali bencana kabut asap susulan jika tidak diantisipasi dengan matang.

“Nah, ini yang kita khawatirkan, mohon maaf, tapi nauzubillah, ini kemarau berkepanjangan, nanti setelah setelah ini merebak penyakit muntaber lagi, jadi tersambung lagi masalahnya,” ungkap Rumiadi

Kendati fenomena alam ini sulit dihindari sepenuhnya, Rumiadi menegaskan pentingnya kesiapan sistem penanggulangan secara komprehensif agar mitigasi ke depan dapat berjalan lebih baik.

“Ini tidak bisa kita ingkari, tapi bagaimana kita menyiapkan SDM, infrastruktur, supaya bisa ini diantisipasi. Ini yang kita inginkan dan pendapat dari kita untuk pemerintah daerah agar lebih siap lagi menghadapi bancana apapun,” demikian Rumiadi. (USW/RK1)

Deskripsi Iklan