PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Dinas pndidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Murung Raya (Mura) menggelar acara penutupan kegiatan Workshop implementasi kurikulum (IKM) bagi kelompok kerja kepala sekolah (K3S) SD yang berlangsung di aula kantor disdikbud Mura pada Kamis (20/10/2022).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Murung Raya Ferdianand Wijaya mengungkapkan bahwa Workshop implementasi kurikulum (IKM) bagi kelompok kerja kepala sekolah (K3S) SD adalah kegiatan ke – 2 kerjasama Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalimantan Tengah dari 6 kegiatan Workshop yang di rencanakan.
“Berdasarkan Permendikbud no 13 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah bahwa ada lima kompetisi yang harus yang harus dimiliki yaitu Kepribadian, manajeral, supervisi Kewirausahaan dan sosial,” ungkap Ferdinad.
Dalam hal ini Ferdinand mengharapkan 5 kompetensi tersebut wajib dimiliki oleh Kepala Sekolah dan wajib ditingkatkan “Workshop ini adalah salah satu upaya dinas untuk meningkatkan Kompetensi bapak atau ibu Kepala Sekolah tentang pemahaman implementasi Kurikulum merdeka (IKM),” tambahnya lagi.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa tujuan dari merdeka belajar adalah yakni menciptakan pendidikan yang menyenangkan bagi siswa dan guru.
“Karena selama ini pendidikan di indonesia lebih menekankan pada pengetahuan dari pada aspek keterampilan, maka dari ini merdeka belajar juga menekan kan pada aspek pengembangan kerakter yang sesuai dengan nilai bangsa indonesia,” papar Ferdinad Wijaya.
Disisi lain juga terkait dengan kurikulum merdeka dirancang sebagai upaya dari Kemdikbud Ristek untuk mengatasi krisis belajar yang telah lama dihadapi dan menjadi semakin parah karena pandemi covid -19 (USW/RK1).












