Sukses Diperantau, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina Minta Pemkab Mura Tetap Rawat Makam Sultan Banjar

PURUK CAHU, RAKYATKALTENG. com – Sedari dulu banyak pemuda maupun warga Kabupaten Murung Raya yang pergi keluar daerah untuk berjuang mengejar pendidikan, karir dan lain sebagainya demi manata kehidupan yang lebih baik lagi dimasa mendatang.

Hingga akhirnya berhasil menjadi orang yang sukses dan seperti mengobati akan kerinduan tanah kelahiran serta sanak saudara mereka pun pulang ke kota Puruk Cahu.

Diantaranya Wali Kota Banjarmasin dua periode yang datang bersama istri dan rombongan yaitu H. Ibnu Sina, S.Pi., M.Si. yang lahir di Puruk Cahu pada 4 januari 1975, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H. Nuryakin, Sekretaris Komisi I bidang Pemerintahan, Hukum dan Keuangan DPRD Kalimantan Tengah Sirajul Rahman serta masih banyak lagi lainnya yang hadir merupakan Putra asli daerah Murung Raya.

Mereka menghadiri acara bernama silahtuhrami keluarga Puruk Cahu dari perantaun di Puruk Cahu yang berlangsung di GPU pada Selasa (20/12/2022), Yang juga dihadiri masyarakat dan dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di dampingi Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor S.Sos serta jajaran forkopimda.

Dalam sambutanya, ada banyak hal yang disampaikan Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina ke Pemerintah Murung Raya diantaranya diminta menjaga makam Sultan Muhammad Seman (bin almarhum Pangeran Antasari) yang berada di Kota Puruk Cahu.

“Saya harap kepada Bupati Murung Raya agar makam Sultan Matseman selalu dijaga beliau merupakan seorang pejuang berdarah Banjar, yang berjuang melawan Belanda sebagai upaya meneruskan perjuangan pendahulunya yaitu Pangeran Antasari dan meninggal di Murung Raya,” ujar Ibnu Sina

Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bupati Murung Raya Perdie M.Yoseph ia mengatakan menyambut baik hal – hal yang disampaikan Wali Kota Banjarmasin.

Bahkan ia juga menampilkan selayang pandang terkait Murung Raya beserta visi misinya, proyek – proyek pembangunan dan janji – janji politik nya.

Serta mengungkapkan bahwa Pertemuan silahturahmi yang digelar memiliki makna yang besar, dalam meningkatkan tali rasa kebersamaan, kesatuan dan persatuan yang senasib sepenanggungan.

“Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud Keluarga Puruk Cahu perantauan yang
merindukan bersilaturahmi dengan keluarga, handai dan taulan, juga orang-orang yang kita kasihi karena melalui pertemuan ini dapat mempererat dan meningkatkan kerukunan persaudaraan diantara kita” ucap Perdie.

Disisi lain Acara tersebut juga bertabur hadiah doorprize berupa Kulkas, sepeda dan lain – lain, bahkan Bupati juga memberikan uang senilai 10 juta rupiah kepada panita sebagai bentuk apresiasi. (USW/Rk1)