Anggota DPRD Barito Utara Harap Metrologi Legal Jadikan Pelaku Usaha Terapkan Kejujuran dan Tanggungjawab

Rakyatkalteng, Muara Teweh – Pada edukasi Metrologi Legal kepada pelajar ayng digagas oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dusdagrin) Kabupaten Barito Utara di Aula SMPN-1 Muar Teweh, Kamis (13/08/2026), merupakan langkah strategis untuk menanamkan budaya jujur sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya ukuran, takaran dan timbangan yang benar. Hal tersebut juga turut menjadi perhatian salah satu anggota DPRD Kabupaten Barito Utara H. Suparjan Efendi.

Dimana metrologi legal sering kali dipahami hanya sebagai urusan alat ukur dalam kegiatan perdagangan. Padahal, menurut H Suparjan di dalamnya terdapat nilai kejujuran dan keadilan yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Metrologi legal ini bukan hanya soal timbangan atau alat ukur. Ada nilai kejujuran dan keadilan di dalamnya. Karena itu sangat bagus kalau pemahaman tersebut sudah diberikan kepada anak-anak sejak bangku sekolah,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Disdagrin Barito Utara yang melibatkan pelajar dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, siswa perlu memahami bahwa penggunaan alat ukur yang benar merupakan bagian penting dalam menciptakan transaksi perdagangan yang sehat.

Juga dijelaskannya, ketika masyarakat membeli barang berdasarkan berat, volume atau ukuran tertentu, maka ketepatan alat ukur menjadi salah satu faktor yang menentukan keadilan dalam transaksi. Karena itu, edukasi sejak usia sekolah dinilai penting agar generasi muda memiliki kesadaran mengenai hak dan kewajiban dalam aktivitas perdagangan.

“Kalau sejak dini anak-anak sudah memahami pentingnya ukuran, takaran dan timbangan yang benar, mereka akan memiliki bekal ketika nantinya menjadi konsumen maupun pelaku usaha,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan dikemas secara menarik agar mudah dipahami oleh para pelajar.

Selain itu, Suparjan mendorong adanya sinergi antara Disdagrin, sekolah dan berbagai pihak terkait dalam memberikan pendidikan karakter yang berhubungan dengan kejujuran dan etika dalam aktivitas ekonomi.

“Generasi muda adalah calon pelaku ekonomi di masa depan. Jadi mereka harus dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter jujur dan bertanggung jawab,” katanya.

Menurut Suparjan, budaya perdagangan yang jujur pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat karena menciptakan kepercayaan antara penjual dan pembeli.

Ia pun berharap sosialisasi metrologi legal dapat menjadi salah satu kegiatan edukatif yang dilakukan secara rutin di lingkungan sekolah di Kabupaten Barito Utara

Deskripsi Iklan