Program TINGANG Perkuat Peran Masyarakat Atasi Permasalahan Stunting di Mura

Pelaksanaan Program Tingan di Desa Panu'ut dan Desa Mangkahui yang dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mura, Lily Evrina, S.Hut belum lama ini

PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Program Tim Terpadu Ibu dan Anak Generasi Anti Stunting atau dikenal dengan Program TINGANG merupakan salah satu terobosan dalam membantu Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) untuk mengatasi permasalahan stunting.

Kegiatan yang sebelumnya berlangsung pada dua desa yakni Desa Panu’t dan Desa Mangkahui, Kecamatan Murung belum lama ini dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah (Setda) Mura, Lily Evrina, S.Hut yang menjelaskan bahwa program TINGANG merupakan kolaborasi bersama stakeholders dengan tujuan menggerakkan masyarakat ikut serta berperan aktif dalam membantu menyelesaikan masalah stunting.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh pihak untuk bekerjasama dan bergandengan tangan dalam memperhatikan kondisi kesehatan serta intervensi gizi bagi ibu hamil dan anak balita di Kabupaten Murung Raya. Cegah stunting itu penting, cukup gizi, lengkapi imunisasi, dan perbaiki sanitasi,” ungkap Lily Evrina, S.Hut saat dikonfirmasi, Jumat (8/12/2023).

Adapun program ini dinamakan TINGANG sebagai wujud personifikasi burung Enggang yang memiliki filosofi simbol kebesaran, kemuliaan, perdamaian, dan kesatuan suku Dayak di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan harapan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat dalam menekan permasalahan stunting saat ini di Kabupaten Murung Raya.

“Semoga program TINGANG dapat memberikan kontribusi berarti untuk membantu mendorong laju aksi konvergensi stunting bagi program penurunan angka prevalensi stunting yang dilakukan oleh Pemkab Murung Raya,” harap Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mura tersebut. (RK2)