DPRD Kotim Apresiasi Ketegasan Penyekatan ke Lokasi Objek Wisata

Ketua DPRD Kotim, Rinie A Gagah

SAMPIT, RAKYATKALTENG – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson mengapresiasi sikap dari aparat dan unsur tim lainnya dalam pengamanan dan penyekatan pada lebaran tahun ini tadi. Hal ini karena kebijakan pemerintah yang bertujuan mencegah meluasnya penularan Covid-19.

“Kami mengapresiasi ketegasan aparat sehingga masyarakat tidak berani melanggar. Ketegasan seperti itu memang perlu dilakukan ketika ada masyarakat kita yang kesadarannya masih rendah dalam membantu mencegah penularan Covid-19,” kata Rinie, Senin (18/5).

Rinie mencontohkan, ketegasan aparat gabungan dalam mengamankan kebijakan penutupan objek wisata Pantai Ujung Pandaran, harus diapresiasi. Petugas berjaga siang dan malam untuk mencegah warga memasuki objek wisata tersebut.

Dia melihat sendiri aparat menjaga ketat di pos penyekatan dan pos pengamanan Pantai Ujung Pandaran. Aparat dengan tegas memerintahkan warga yang ngotot hendak ke Pantai Ujung Pandaran untuk putar balik arah. Bahkan penyisiran juga dilakukan di pantai dengan membubarkan warga dan memerintahkan mereka meninggalkan pantai.

“Pemerintah tidak akan mampu berbuat maksimal mengatasi pandemi Covid-19 ini tanpa dukungan masyarakat. Masyarakat harus membantu, setidaknya melindungi diri dan keluarga dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Diketahui, Pemkab Kotim memutuskan menutup Pantai Ujung Pandaran selama libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Pantai Ujung Pandaran biasanya dipadati puluhan ribu pengunjung saat libur Lebaran. Jika objek wisata itu dibuka, dikhawatirkan kerumunan warga tidak terkendali dan rawan memicu penularan Covid-19 karena protokol kesehatan diabaikan. (hun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *