Edy Pratowo: Pemerintah Siap Antisipasi Penurunan APBD 2026 Lewat Efisiensi dan Inovasi Fiskal

PALANGKA RAYA, RAKYATKALTENG.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan perlunya langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi penurunan APBD tahun anggaran 2026.

Penurunan APBD Kalteng 2026 mencapai 34,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pemerintah daerah harus menyesuaikan kebijakan fiskal sesuai arahan pemerintah pusat.

Edy menyampaikan bahwa efisiensi anggaran menjadi langkah awal yang harus dilakukan. “Pertama, kita melakukan efisiensi anggaran pada (beberapa) pos,” sebut Edy seperti dikutip Borneonews pada Selasa, (13/1/2026).

Ia menjelaskan pos pos yang perlu diefisiensikan seperti perjalanan dinas, rapat-rapat, serta pemeliharaan maupun perawatan sarana dan prasarana kantor.

Selain efisiensi, Edy mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk menggali sumber pendapatan baru yang tidak membebani masyarakat kecil.

Edy Pratowo menyebutkan potensi pendapatan antara lain dari pajak alat berat, pajak restoran, dan pajak air tanah.

Menurut Edy, sektor swasta dan kinerja BUMD juga perlu didorong guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah. (RK1/ADV)