Rakyatkalteng, Muara Teweh – Suasana haru turut menyelimuti kompleks Mesjid Islamic Center, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Rabu (07/10/2026), saat ribuan masyarakat mengantarkan almarhum H. Nadalsyah, yang akrab disapa Koyem, ke tempat peristirahatan terakhir. Kehadiran keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta jajaran pemerintahan menjadi bentuk penghormatan atas kepergian mantan Bupati Barito Utara dua periode tersebut.
Hadir langsung, Bupati Barito Utara H Shalahuddin dalam prosesi pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga dan masyarakat, Shalahuddin menyampaikan belasungkawa sekaligus penghargaan atas pengabdian H. Nadalsyah selama memimpin Kabupaten Barito Utara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kepergian H. Nadalsyah bukan sekadar kehilangan seorang tokoh daerah, melainkan juga menjadi momen untuk mengenang perjalanan pengabdian seorang pemimpin yang pernah dipercaya masyarakat memimpin daerah tersebut selama dua periode, yakni 2013–2018 dan 2018–2023.
“Kepergian H. Nadalsyah tidak hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara,” ujar Bupati H. Shalahuddin saat berada di lokasi pemakaman kompleks Islamic Center, Rabu (07/10/2026).
Shalahuddin menyampaikan bahwa almarhum merupakan bagian penting dari perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Barito Utara. Pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai bupati menjadi bagian dari sejarah daerah yang akan terus dikenang oleh masyarakat.
Menurutnya, penghormatan terakhir yang diberikan oleh masyarakat dari berbagai kalangan mencerminkan besarnya perhatian dan rasa kehilangan atas berpulangnya sosok yang telah lama dikenal dalam kehidupan pemerintahan dan kemasyarakatan di Barito Utara.
Ribuan pelayat yang hadir sejak prosesi pelepasan jenazah hingga pemakaman menunjukkan bahwa kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam. Mereka datang untuk menyampaikan belasungkawa, mendoakan almarhum, serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Prosesi Pelepasan Berlangsung Khidmat
Sebelum dibawa menuju kompleks Islamic Center, jenazah almarhum H. Nadalsyah terlebih dahulu menjalani prosesi pelepasan dari rumah duka di Jalan Semoga Indah, Muara Teweh. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga, kerabat, pejabat pemerintah, serta sejumlah tokoh daerah.
Upacara pelepasan dipimpin oleh Komandan Upacara Muhammad Iman Topik, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara. Setelah rangkaian pelepasan selesai, jenazah kemudian diantarkan menuju kompleks Islamic Center di Kelurahan Jingah untuk dimakamkan.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barito Utara.
Hadir pula sejumlah kepala daerah dan tokoh dari kabupaten lain di Kalimantan Tengah, di antaranya Bupati Murung Raya Herius Midel Yoesf, Bupati Kapuas Wiyatno, mantan Bupati Kotawaringin Timur H. Supian Hadi dan Ferdi M. Yosef, serta anggota DPR RI Fraksi Demokrat Bambang Purwanto.
Kehadiran para pejabat dan tokoh tersebut menjadi bentuk penghormatan lintas daerah kepada almarhum yang pernah menjalankan amanah sebagai kepala daerah di Kabupaten Barito Utara.
Wakil Gubernur Kalteng Sampaikan Duka dan Penghargaan
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., menyampaikan sambutan pada upacara pemakaman almarhum di Masjid Islamic Center Haji Muhammad Sidik, Muara Teweh.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat, Edy menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Ia menyebut kepergian H. Nadalsyah sebagai kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum,” ujar Edy Pratowo.
Ia mengatakan, H. Nadalsyah merupakan salah satu putra daerah yang telah memberikan pengabdian melalui kepemimpinannya sebagai Bupati Barito Utara selama dua periode. Perjalanan pengabdian tersebut menjadi bagian dari dinamika pembangunan dan pemerintahan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Barito Utara.
“Kepergian beliau merupakan kehilangan yang sangat besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat, sahabat, rekan seperjuangan dan semua orang yang selama ini mengenal beliau,” katanya.
Edy juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas karya, perjuangan, serta kontribusi almarhum bagi masyarakat. Menurutnya, segala pengabdian yang telah diberikan selama hidup patut dikenang sebagai bagian dari perjalanan seorang tokoh yang pernah mengemban tanggung jawab besar dalam pemerintahan daerah.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa pengabdian besar beliau,” tutur Edy.
Mengajak Masyarakat Memaafkan dan Mendoakan Almarhum
Dalam sambutannya, Edy Pratowo turut mengajak seluruh pelayat untuk membuka pintu maaf sebesar-besarnya kepada almarhum. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia tidak terlepas dari kekhilafan, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sehingga sudah sepantasnya sesama manusia saling memaafkan. “Segala kebaikan beliau mari kita kenang, sementara segala kekurangan dan kesalahannya kita maafkan,” ucapnya.
Edy kemudian mengajak seluruh masyarakat mengantarkan almarhum dengan keikhlasan serta doa terbaik. Ia berharap Allah SWT mengampuni segala kesalahan almarhum, menerima amal ibadah dan kebaikannya, serta menempatkannya di tempat terbaik dalam keadaan husnul khotimah.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Edy menyampaikan doa agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka. Ia juga berharap keluarga senantiasa memperoleh perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT.
Menutup sambutannya, Edy menyampaikan pesan perpisahan penuh haru kepada almarhum. “Selamat jalan kawanku H. Nadalsyah. Selamat jalan pejuang. Senyum, semangat, dan jasa besarmu akan selalu kami kenang,” pungkasnya.
Setelah seluruh rangkaian prosesi pemakaman berlangsung, para pelayat memanjatkan doa bagi almarhum. Kepergian H. Nadalsyah meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, masyarakat, serta jajaran pemerintahan. Penghormatan yang diberikan ribuan pelayat menjadi gambaran besarnya rasa kehilangan sekaligus penghargaan terhadap perjalanan pengabdian almarhum selama memimpin Kabupaten Barito Utara.












