PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Murung Raya kembali mengintensifkan patroli rutin di wilayah Kota Puruk Cahu. Dalam giat tersebut, petugas mendapati sejumlah anak sekolah yang masih mengenakan seragam lengkap sedang asyik nongkrong di sebuah kedai, padahal saat itu masih menunjukkan jam belajar efektif.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Murung Raya, Rudie Roy, S.STP saat dikonfirmasi bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya penegakan kedisiplinan serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap ketertiban umum di lingkungan masyarakat, terutama menyasar para pelajar.
”Para pelajar yang terjaring tersebut ditemukan di salah satu kedai dalam kondisi masih mengenakan atribut sekolah. Keberadaan mereka di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung sangat disayangkan, mengingat waktu tersebut seharusnya digunakan untuk menimba ilmu di ruang kelas,” tegasnya, Rabu (21/1/2026).
Setelah dilakukan pendataan di lokasi, para pelajar tersebut diberikan pembinaan di tempat oleh personel Satpol PP. Petugas memberikan edukasi dan teguran mengenai pentingnya kedisiplinan dan dampak negatif dari perilaku membolos, baik bagi masa depan mereka sendiri maupun bagi citra institusi pendidikan tempat mereka bernaung.
Pihak Satpol PP juga mengimbau kepada para pemilik kedai atau tempat usaha lainnya agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Para pedagang diharapkan tidak melayani atau membiarkan siswa berseragam nongkrong di tempat mereka selama jam belajar sekolah masih berlangsung sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan di Murung Raya.
”Satpol PP Murung Raya tentunya berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta orang tua. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan generasi muda di Bumi Tira Tangka Balang tetap fokus pada pendidikan dan terhindar dari perilaku negatif yang merugikan,” tandas Rudie Roy. (RK1)












