Opini  

Mengidolakan Pemimpin Kalteng dari PKB

Oleh : Reno, S.Kom., M.I.Kom --Bendahara DPW PKB Kalteng--

Pengukuhan Pengurus DPW PKB Kalteng masa bakti 2026-2031

BERITA di media massa: cetak dan elektronik lokal Kalimantan Tengah (Kalteng) dua pekan ini tentang idola baru. Terbaik dalam beberapa pekan ini. Etalase Politik PKB Kalteng tercermin mewah. Menarik, mudah dicari.

Bukan hanya soal citra, tapi terpatri cinta. Mengidolakan Pemimpin Kalteng dari PKB. Dengan hadirnya pengurus baru, dibawah pimpinan Rahmanto Muhidin. Wakil Bupati Murung Raya.

Rahmanto dipercayai untuk menahkodai PKB Kalteng lima tahun kedepan. Anda juga punya idola sendiri. Silahkan pilih sendiri.

Partai besutan Gus Dur di Bumi Tambun Bungai kini berubah draktis. Kini pengurusnya diawaki mayoritas muda, mulai dari Ketua DPW hingga ke pengurus inti lainnya. Yang muda berkarya, yang tua membawa.

Keyakinan agar PKB Kalteng makin besar tampak terlihat dari kekompakan personilia DPW PKB Kalteng yang baru dikukuh oleh Ketua DPP PKB H. Syaiful Huda di Ballroom Bahalap Hotel Palangka Raya, Sabtu 14 Februari 2026.

Bukan asal memilih tempat. PKB Kalteng memberi venue megah dan mewah. Apalagi hadir Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran pada acara sakral itu. Berikut ratusan tokoh dari berbagai organisasi dan elemen.

PKB Kalteng makin diidola. Hanya berselang seminggu setelah Rahmanto Muhidin Ketua DPW PKB Kalteng, Wiwin Susanto sebagai Sekretaris dan Reno sebagai Bendahara dilantik bersama pimpinan DPW PKB se- Indonesia oleh Gus Muhaimin Iskandar di Jakarta pada 3 Februari 2026. PKB Kalteng tancap gas.

Menggelar Pengukuhan dan Orientasi dalam hari bersamaan. Tidak sampai disitu, ada agenda penting lainnya yang turut dalam rangkaian kegiatan. Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan Pendidikan Instruktur Kader Loyalis bagi pimpinan DPC PKB se-Kalteng dan Anggota DPRD Provinsi, Anggota DPRD Kabupaten/Kota Fraksi PKB.

Konsitensi dalam Mabda Siyasi PKB benar-benar dijalankan Rahmanto Muhidin. prinsip dasar perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa yang bersumber dari nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan Pancasila.

Ia berfokus pada politik perbaikan (ishlahiyyah) yang menekankan kemanusiaan, keadilan, kejujuran (as-shidqu), amanah (al-amanah), serta menjaga kemaslahatan umat (al-maslahah) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Merakit dari hal yang kecil, mengumpulkan menjadi keyakinan. Tidak mudah untuk meyakinkan seseorang agar bisa bergabung dalam organisasi partai politik.

Tujuannya agar sama sepemikiran, agar visi dan misi tercapai.

Rahmanto sudah mampu meyakinkan koleganya. Berpijak pada pengalamannya selama 3 periode jadi anggota DPRD, 1 periode Wakil Bupati. Bukan petantang petenteng diakui sebagai ketua. Sarat pengalaman dan minim kegagalan yang pernah ia lakukan.

Itu karena ia bukan ketua partai biasa. Ia ketua partai yang punya keahlian memimpin partai, dari kursi minimal menjadi kursi maksimal di DPRD. Torehan stateginya sudah sering berhasil ia lakukan, baik di tingkat Legislatif maupun eksekutif.

Ibaratkan petani Ia bisa mencangkul, membajak, menyemai benih, menanam padi, memanennya, menggilingnya hingga jadi beras hingga akhirnya memasaknya jadi nasi. Sekaligus mampu menjual nasi menjadi penghasil rumah tangga.

Kalaupun Rahmanto terpilih sebagai Ketua DPW PKB Kalteng pada 10 tahun lalu, mungkin tidak se-viral sekarang. Karena waktu itu, dunia digital belum trend. Kurang diminati. Mungkin tidak tercatat sebagai pemimpin andal.

Karena di era baru, digitalisasi. Rahmanto mudah dikenal. Melalui laman media sosial misalnya. Kerap di undangan ke sejumlah podcast ternama di Kota Palangka Raya. Jadi buruan pegiat berita. Ada aroma pemimpin perubahan.

Ya untuk Kalteng. Karena masih muda. Baru 44 tahun. Masih cukup maksimal untuk mengarungi Kalteng dengan luas 153.564,50 km² (atau sekitar 15,35 juta hektar). Wilayah ini merupakan provinsi terluas kedua atau ketiga di Indonesia dan mencakup 13 kabupaten serta 1 kota, dengan dominasi hutan. Luasnya hampir 1,5 kali Pulau Jawa.

Rahmanto memiliki mimpin besar. PKB Kalteng menang pemilu 2029. Ya bisa terwujud. Bentuk solid kader dan banyak yang mengidolkannya.

Tahun 2029, PKB Kalteng pecah telor DPR RI. Pencapaian maksimal pada pemilu 2024 lalu. PKB Kalteng berhasil mengantarkan kadernya di DPRD Provinsi Kalteng sebanyak 4 orang, 36 orang duduk di kursi DPRD Kabupaten/Kota. Pencapaian yang luar biasa. Modal yang cukup matang. Nambah kursi berpeluang besar tercapai. Bergabungnya kalangan muda dan profesional makin menambah amunisi PKB Kalteng.

Bayangkan: tiba-tiba saja PKB Kalteng punya kursi DPR RI. Kursi DPRD Provinsi dari 4 menjadi 8, kursi DPRD Kabupaten/Kota dari 36 jadi 50. Realistis. PKB hadir untuk kemaslahan umat.

Apalagi PKB memang dilahirkan sebagai gerakan politik kiai yang bertujuan memberikan kemaslahatan umat, bangsa, dan negara berdasarkan prinsip Rahmatan lil alamin. Didirikan untuk pengabdian, PKB berfokus pada pembangunan kesejahteraan, keadilan sosial, dan merawat keberagaman di Indonesia.

Jika PKB memenangkan pemilu, kekuatan politiknya akan berakar pada basis pemilih loyal (terutama nahdliyin), kontrol atas kebijakan strategis dan dominasi kader di legislatif serta eksekutif. Hal ini memperkuat posisi PKB dalam mewujudkan agenda kemaslahatan masyarakat dan memperkokoh posisinya sebagai kekuatan politik utama di Indonesia.

Dengan kekuatan maksimal di legislatif, PKB menjadi partai politik pengabdian untuk rakyat Kalteng. PKB bisa mengusung kader terbaiknya untuk dijadikan Kepala Daerah: Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Wali Kota. (Reno, S.Kom., M.I.Kom/Bendahara DPW PKB Kalteng)