PALANGKA RAYA, RAKYATKALTENG.com – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah menerima Kunjungan Kerja Reses Anggota DPR RI Komisi I Andina Theresia Narang yang membahas percepatan akses internet dan literasi digital di Aula Kanderang Tingang Diskominfosantik Kalteng.
Kepala Diskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana menyampaikan perkembangan penanganan wilayah blank spot yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui program percepatan digitalisasi, khususnya di sektor pelayanan publik desa.
“Saat ini kami terus mengajukan permohonan melalui aplikasi Signal. Per 2 Januari 2026, total yang kami usulkan ada 203 titik. Selain itu, Diskominfosantik juga telah menyebar 376 unit Starlink untuk kantor desa, sehingga pelayanan pemerintahan di tingkat desa sebenarnya sudah 100 persen online,” kata Rangga Lesmana di Palangka Raya, seperti dikutip pada Selasa (6/1/2026).
Ia menyampaikan bahwa meskipun pelayanan pemerintahan desa telah berjalan secara daring, masih terdapat tantangan dalam pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Kalimantan Tengah.
Rangga Lesmana menjelaskan bahwa kendala pembangunan BTS berasal dari perhitungan bisnis operator seluler yang mempertimbangkan tingginya biaya operasional di wilayah pedalaman tanpa subsidi pemerintah.
Permasalahan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Diskominfosantik Kalteng dan Anggota DPR RI Komisi I. (RK1)












