Kaban Kesbangpol, Rayadi: Penguatan Nilai Pancasila Salah Satu Langkah Penting Hadapi Persoalan Sosial

Rakyatkalteng, Muara Teweh – Pada peringatan Hari Pancasila, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Kaban Kesbangpol Rayadi, berbagai fenomena sosial yang terjadi saat ini, mulai dari penyalahgunaan narkoba, meningkatnya angka perceraian, termasuk pada pasangan usia muda, hingga berbagai kasus kekerasan yang terjadi di sejumlah daerah, memerlukan perhatian dan penanganan bersama dari seluruh unsur pemerintah serta masyarakat.

“Berbagai persoalan sosial yang berkembang saat ini menjadi tantangan bersama. Penanganannya memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing agar langkah yang diambil benar-benar efektif dan menyentuh akar permasalahan,” kata Rayadi.

Ia menjelaskan bahwa Kesbangpol memiliki fungsi dalam urusan pemerintahan umum yang berperan mendukung penguatan wawasan kebangsaan, ideologi Pancasila, persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga harmonisasi kehidupan masyarakat.

Karena itu, menurutnya, perangkat daerah yang memiliki kewenangan langsung pada bidang pelayanan masyarakat dan urusan wajib daerah perlu mengambil langkah konkret dalam menangani berbagai persoalan sosial yang terjadi di lapangan.

“Kesbangpol memberikan dukungan melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan, wawasan ideologi Pancasila, serta memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan tetap memperhatikan semangat persatuan, toleransi, dan kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa,” ujarnya.

Rayadi menambahkan bahwa keterbatasan anggaran yang dimiliki Kesbangpol tidak mengurangi komitmen pihaknya dalam menjalankan tugas pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban memprioritaskan anggaran untuk urusan wajib dan pelayanan dasar yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Pada dasarnya, setiap upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat juga merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila. Karena itu kami mendukung penuh kebijakan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan dan pelayanan publik,” jelasnya.

Selain itu, Kesbangpol juga mendorong agar implementasi Pancasila dilakukan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Pembumian Pancasila saat ini harus diwujudkan dalam praktik nyata. Nilai-nilai gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan semangat persatuan harus tercermin dalam kebijakan pemerintah maupun perilaku masyarakat sehari-hari,” tegasnya.

Rayadi juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai inisiatif dunia pendidikan dalam memperkuat karakter kebangsaan generasi muda, termasuk rencana SMA Negeri 4 Muara Teweh yang akan mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Kebangsaan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap keberagaman sejak dini.

“Kami menyambut baik inisiatif tersebut. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis, menjunjung nilai-nilai Pancasila, serta tetap menghargai budaya dan kearifan lokal,” pungkas Rayadi.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Barito Utara.