Grand Final Bakah Bawe 2026 Berlangsung Meriah, Ini Pesan Bupati Mura

PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, secara resmi menutup kegiatan Pemilihan Bakah Bawe / Putera Puteri Pariwisata Kabupaten Murung Raya tahun 2026 yang berlangsung di GPU Tira Tangka Balang, Jumat (10/4/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus menyampaikan Pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kepariwisataan yang bersifat positif, khususnya yang mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk penampilan, tetapi menjadi sarana untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, inovatif dan memiliki wawasan luas tentang potensi pariwisata serta kebudayaan daerah,” ujar Heriyus saat hadir menonton grand final pemilihan Bakah Bawe didampingi Ketua TP-PKK Kab.Mura, Warnita Heriyus.

Heriyus mengatakan agar para Bakah Bawe terpilih dapat menjadi wajah pariwisata daerah dengan aktif memperkenalkan kekayaan alam, budaya, serta keramahan masyarakat Murung Raya, baik secara langsung maupun melalui media digital.

“Manfaatkan media sosial sebagai sarana promosi agar destinasi wisata kita semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional,” tambahnya.

Diketahui untuk kategori juara pertama, Bakah diraih oleh Alviano dari Kecamatan Permata Intan, Bawe diraih oleh Cladira Sasmita dari Kecamatan Laung Tuhup. Keduanya dinilai unggul dalam berbagai aspek penilaian, mulai dari wawasan, penampilan hingga kemampuan komunikasi.

Posisi juara kedua atau Wakil I Bakah diraih oleh Endru Nakaharapen dari Kecamatan Barito Tuhup Raya dan untuk kategori Bawe diraih oleh Zefanya Putri Kartini dari Kecamatan Uut Murung. Kemudian adapun juara ketiga atau Wakil II Bakah diraih oleh M. Mirazul Haq dari Kecamatan Laung Tuhup, sedangkan Bawe diraih oleh Marisa dari Kecamatan Seribu Riam.

Para pemenang tersebut berhasil melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat, mulai dari administrasi, pembekalan, hingga penilaian pada malam grand final. (USW/RK1)