PUPR Akan Berkoordinasi Dengan Balai Jalan dan Balai Sungai

Dampak Jalan Rusak Berimbas Pada Stok Pangann Kabupaten Barsel.

BUNTOK, RAKYATKALTENG.com – Dampak serius dari terendamnya ruas jalan Trans Kalimantan Buntok yaitu di Desa Pararapak dan Lembeng membuat arus lalu lintas turut terganggu, bahkan dikhawatirkan stok pangan dan lainnya juga akan terdampak salah satunya stok bahan pangan menipis karena alur Distribusi terhambat oleh jalan yang terputus.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barsel, Ita Minarni saat membagikan bantuan kepada masyarakat di beberapa lokasi di Kota Buntok. Ita mengatakan bencana alam ini sulit di predikisi namun Pemkab Barsel melalui Dinas PUPR beberapa waktu lalu mengirimkan puluhan Sak Pasir dan batu untuk menghalau arus air untuk sementara.

” Meskipun jalur itu kebijakan Balai, tapi kita tetap melakukan tindakan dengan menaruh material karung berisi pasir dan batu untuk membendung arus air yang melewati jalan rusak tersebut. Kita akan melihat beberapa hari ini apabil kondisinya bertambah parah, kita akan berkoordinasi dengan Balai di Provinsi Kalteng,” terang Ita Minarni.

Dilakukannya koordinasi dengan Balai Jalan dan Balai Sungai supaya ada jalan keluar apabila banjir tersebut semakin parah. Karena menurutnya apabila ditidak dilakukan alternatif supaya arus lau lintas lancar dampaknya akan besar khususnya pasokan sembako dan lainnya ke Kota Buntok.

” Harapan kita jangan sampai arus lalu lintas di area jalan rusak itu terputus total karena dampaknya akan besar khususnya pasokan bahan pangan dan sembako, mengingat itu akses utama keluar masuknya jalur perdagangan yang nantinya berdampak pada kebutuhan masyarakat yang akan terganggu,” tegasnya. (EN)

Penulis: Denar