
Rakyatkalteng, Muara Teweh – Laksanakan kegiatan penanaman jagung oleh PT Multi Persada Gatramegah (MPG), Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis turut mendukung Program Ketahanan Pangan Komoditi Jagung tersebut, yang berlangsung di area lahan PT MPG pada Kamis (13/3).
Berlokasikan di lahan dengan luas 5,7 hektar. Tanam jagung ini dalam rangka mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Perwakilan pimpinan perusahaan PT MPG, Handoko menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk turut mendukung ketahanan pangan indonesia melalui kolaborasi dengan masyarakat dan perusahaan lainnya.
“Perusahaan kami sedang menginventarisasi lahan potensial untuk budidaya, dan kami siap berkolaborasi dalam program CSR (Corporate Social Responsibility) yang mendukung swasembada pangan,” ujar Handoko.
Ia juga menyampaikan, bahwa penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi pangan nasional.
Lanjutnya, untuk memastikan hasil yang optimal, perusahaan akan menerapkan metode aplikasi pupuk organik dan penyemaian selama satu minggu.
“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap jagung yang ditanam dapat tumbuh lebih baik dan menghasilkan produksi yang lebih besar,” tambahnya.
Perusahaan berharap inisiatif ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk bergabung dalam program serupa dan bersama-sama memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.
Sementara itu, Pj Bupati Muhlis mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan tanam jagung ini dapat menjadi bagian dari perjuangan dalam meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan membuka peluang baru di sektor pertanian.
Lebih lanjut, Pj Bupati menekankan pentingnya kerja keras dan saling dukung di setiap tahapannya, mulai dari persiapan lahan hingga pemeliharaan tanaman jagung, agar hasil yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk pertanian, baik di pasar domestik maupun internasional.
“Arus globalisasi dan sistem perdagangan bebas menuntut kita untuk meningkatkan kualitas produk pertanian. Dengan demikian, hasil pertanian kita bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Drs. Muhlis.












