Tim Gabungan BPBD Barito Utara Kembali kendalikan Dua Titik Lokasi Karhutla

Rakyatkalteng, Muara Teweh – Dalam kejadian Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) yang terjadi di dua lokasi berbedayang berada di Desa Bintang Ninggi II dan Jalan Lintas Provinsi Muara teweh – Banjarmasin KM 18, Kecamatan Teweh Baru pada Senin (03/08/2026). Melalui tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara kembali bergerak cepat menangani guna meminimalisir akan merambatnya api tersebut.

Kepala BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Rizali Hadi mengatakan, penanganan dilakukan segera setelah petugas menerima laporan adanya titik api yang masih aktif di kedua lokasi. Untuk lokasi di Desa Bintang Ninggi II, tim melaksanakan pemadaman lanjutan setelah mendapat informasi dari anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Trahean bahwa masih terdapat kepulan asap di area bekas kebakaran.

Petugas yang terdiri dari TRC-Pusdalops BPBD, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, aparat desa, MPA Traheyan, Manggala Agni dan PT Bima langsung menuju lokasi dengan membawa berbagai peralatan pemadaman.

“Petugas bekerja sejak pagi hingga sore hari untuk memadamkan titik-titik api menggunakan jet shooter, selang nozzle dan mesin pompa air. Namun karena asap sangat pekat, kondisi mulai gelap dan penerangan terbatas, proses pemadaman belum dapat diselesaikan sepenuhnya sehingga akan dilanjutkan keesokan harinya,” kata Rizali.

Di lokasi tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,97 hektare dengan jenis kebakaran permukaan pada lahan mineral yang didominasi tumpukan pepohonan, dedaunan dan semak belukar. Sementara itu, di Jalan Lintas Provinsi Muara Teweh–Banjarmasin KM 18, Kecamatan Teweh Baru, laporan dari masyarakat menyebutkan adanya kebakaran pada tumpukan bekas tebangan pohon yang berpotensi menjalar ke permukiman warga.

Tim BPBD bersama personel Polsek Teweh Tengah dan masyarakat setempat segera melakukan pemadaman menggunakan mobil water supply serta jet shooter hingga api berhasil dipadamkan pada sore hari.

“Respons cepat seluruh personel di lapangan berhasil mencegah api meluas ke kawasan permukiman. Luas lahan yang terbakar sekitar 0,93 hektare dan saat tim meninggalkan lokasi kondisi api sudah padam,” ungkap Rizali.

Ia menambahkan, BPBD Barito Utara terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan memperkuat patroli, pemantauan titik rawan, serta koordinasi bersama instansi terkait dan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun. Apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada BPBD atau aparat terdekat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar,” tegas Rizali Hadi. (Noy)