Awas! Bangunan Pasar Pelita Hilir Puruk Cahu Makin Menukik

Keadaan pasar pelita hilir Puruk Cahu, Senin (9/3/2026).

PURUK CAHU, RAKAYATKALTENG. com – Kemiringan bangunan beton dua lantai pasar pelita hilir Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya hingga tahun ini 2026 terlihat terus bertambah serta nampak sangat mengerikan dan membahayakan.

Salah seorang warga yang sering berbelanja di kawasan Pasar Pelita Hilir, Rahmi (34), mengatakan kondisi bangunan yang semakin miring membuat dirinya merasa khawatir setiap kali melintas atau berbelanja di sekitar lokasi tersebut.

“Kalau lihat bangunannya sekarang memang sudah sangat mengkhawatirkan. Kami yang datang belanja juga jadi waswas. Tapi di sisi lain pasar ini sudah lama jadi tempat masyarakat berbelanja, jadi kami berharap ada penanganan yang cepat supaya tetap aman untuk pedagang dan pembeli,” ujarnya.

Sementara itu, pada tanggal 26 September 2025 lalu Bupati Murung Raya Heriyus saat dikonfirmasi awak media rakyatkalteng.com mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) berencana akan melakukan pembongkaran bangunan pasar pelita hilir yang berada di jalan merdeka Kota Puruk Cahu.

Dalam wawancara ia juga mengatakan beberapa kali telah melakukan rapat dengar pendapat dengan masyarakat di sekitar lingkungan pasar terkait pembongkaran kedepannya.

Selain itu, Heriyus mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga telah melakukan lelang untuk pembongkaran pasar pelita hilir sebagai aset pemerintah daerah.

Bahkan Bupati menyatakan dirinya secara langsung juga sudah turun langsung ke lapangan menyampaikan kepada masyarakat dan pedagang di sana terkait akan adanya proyek pembongkaran itu.

Kemudian agar para pedagang aman dan tidak terganggu saat pembongkaran bangunan pasar pelita hilir itu, Bupati mengatakan pihaknya sudah menyediakan dua tempat alokasi untuk para pedangang ini.

“Tempatnya sudah kita alokasikan yaitu di pasar pelita hulu dan pasar di bahitom, karena fasilitas sudah ada di sana,” kata Heriyus.

Lanjutnya, pembongkaran pasar itu pun nantinya akan menggunakan alat berat.

“Pakai alat berat, nanti bangunan itu dibongkar aset yang bisa dilelang itu dilelang, aset yang tidak bisa dilelang itu bisa langsung dibuang, bukan ke Sungai ya tapi di bawa pakai truk di buang ke tempat yang lain,” tuturnya.

Diketahui di lingkungan pasar pelitar hilir itu ada sejumlah rumah warga baik samping kiri, kanan dan belakang yang jarak tempat tinggalnya sangat dekat dengan bangunan pasar pelita hilir yang akan di bongkar.

Seperti ada yang tinggal di rumah apung atau bisa disebut rumah lanting di area belakang pasar pelita hilir, menyikapi ini Heriyus mengatakan dalam masa pembongkaran itu nantinya pasar pelita hilir akan diseterilkan.

“Kita tetap seterilkan yang dilingkungan punya pemerintah daerah lingkungan pasar, yang tidak dilingkungan pasar mungkin berdampak nanti bisa kita pindahkan mereka untuk sementara,” kata Heriyus.

Sebagai informasi keadaan bangunan itu saat ini dalam keadaan miring kebelakang yaitu ke arah sungai barito.

Selain itu bangunannya juga telah banyak yang retak, bahkan beberapa bagian bagunan ada yang terlepas dan juga tidak ada satu pun pedangang yang berani menempati bangunan area dalam pasar itu karena dainggap membahayakan. (USW/RK1)