Rakyatkalteng, Muara Teweh – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, H Al Hadi, soroti pentingnya tindaklanjut nyata dari hasil Rapat Kerja dan Monitoring Evaluasi (Raker Monev) pendidikan yang dilaksanakan di Kecamatan Gunung Purei.
Menanggapi kegiatan Dinas Pendidikan Barito Utara yang dipimpin oleh Kepala Dinas M Iman Topik bersama jajaran pengawas, Korwil, kepala sekolah, dan guru se-Kecamatan Gunung Purei. H Al Hadi mengatakan, kegiatan Raker Monev merupakan langkah strategis dalam memetakan persoalan pendidikan di daerah, terutama wilayah dengan tantangan geografis yang cukup berat seperti Gunung Purei.
“Raker dan Monev seperti ini sangat penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana hasilnya ditindaklanjuti secara nyata di lapangan,” ujar Politisi PKB DPRD Barito Utara ini.
Ia juga menyampaikan, empat fokus utama yang disampaikan Dinas Pendidikan, yakni peningkatan mutu pembelajaran, pemerataan akses pendidikan, pengelolaan BOS, serta penguatan peran guru dan pengawas, harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk program yang terukur.
Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan akses pendidikan dan keterbatasan sarana prasarana di wilayah pedalaman yang perlu perhatian serius pemerintah daerah.
“Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi rutinitas administratif. Harus ada perubahan nyata yang dirasakan oleh sekolah dan peserta didik,” tegasnya.
Naruk juga memberikan apresiasi kepada para guru yang bertugas di wilayah terpencil yang tetap berkomitmen menjalankan tugas meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
“Dedikasi para guru di Gunung Purei patut kita apresiasi. Mereka adalah ujung tombak pendidikan yang harus terus diperhatikan kesejahteraannya dan didukung sarana pendukungnya,” pungkasnya.












