Rakyatkalteng, Muara Teweh – Pada langkah DPK Korpri Barito Utara yang membagikan 2.000 masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, turut mendukung pembagian masker yang dilakukan dua hari sejak Minggu (30/08/2026) dan Selasa (01/08/2026) tersebut sangat membantu masyarakat, terutama warga yang tetap harus beraktivitas dan menggunakan jalan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Kegiatan seperti ini sangat kita dukung. Masker memang sederhana, tetapi sangat berarti bagi masyarakat, terutama mereka yang harus beraktivitas di luar rumah saat kabut asap menyelimuti wilayah kita,” kata Naruk.
Ia menilai kabut asap tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, asap dari karhutla dapat membawa partikel yang berpotensi mengganggu kesehatan, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Naruk meminta masyarakat mengikuti imbauan kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus keluar rumah.
“Jangan anggap asap ini hanya seperti debu biasa. Kita tidak tahu apa saja partikel yang terhirup. Karena itu, mari kita lindungi diri dan keluarga, terutama anak-anak dan orang tua,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara ini juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Menurutnya, tindakan pencegahan di tingkat masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kondisi kabut asap semakin parah.
“Kalau masih ada pembakaran lahan atau sampah, tentu akan memperburuk keadaan. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu karhutla,” katanya.
Naruk berharap pembagian masker oleh DPK Korpri Barito Utara dapat menjadi contoh kepedulian bersama dalam menghadapi kondisi kabut asap. Ia juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan serta mengambil langkah cepat apabila kualitas udara memburuk.
“Kita berharap kondisi ini segera membaik. Namun selama kabut asap masih ada, perlindungan terhadap masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.










