Rakyatkalteng, Muara Teweh – Guna penyediaan air bersih untuk sehari-hari yang mana juga hal ini terkait musim kemarau, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara H Taufik Nugraha mendorong Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang dinilai masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Dikatakan juga H Taufik, dimana air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, keterbatasan pasokan harus segera mendapat perhatian dan solusi dari pemerintah daerah bersama pihak PDAM.
“Pasokan air bersih yang diterima masyarakat saat ini masih dirasakan kurang. Karena itu, kami meminta PDAM memikirkan penambahan Instalasi Pengolahan Air atau IPA agar kemampuan produksi dapat ditingkatkan,” ujar H Taufik Nugraha, Minggu (09/08/2026).
Penambahan IPA menurutnya, turut menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat. Terlebih, kebutuhan tersebut akan terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman.
Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPRD tersebut juga meminta pemerintah daerah perlu memberikan perhatian terhadap sektor pelayanan dasar tersebut melalui dukungan anggaran dan perencanaan pembangunan yang tepat. “Kita ingin kebutuhan dasar masyarakat benar-benar menjadi prioritas. Kalau memang kapasitas IPA yang ada sudah tidak mencukupi, tentu harus ada langkah untuk menambah kapasitasnya,” katanya.
Taufik juga meminta PDAM melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kapasitas produksi, jaringan perpipaan dan sistem distribusi air bersih. Evaluasi tersebut penting untuk mengetahui titik-titik yang masih mengalami keterbatasan pelayanan.
“Perlu dilihat secara menyeluruh, mulai dari sumber air, kapasitas pengolahan sampai jaringan distribusinya. Dengan begitu, solusi yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Ia berharap peningkatan pelayanan air bersih tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan pembangunan jangka panjang Kabupaten Barito Utara.
“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Ini pelayanan dasar. Kita berharap PDAM bersama pemerintah daerah dapat mencari solusi terbaik, termasuk penambahan IPA apabila memang diperlukan,” pungkas H Taufik Nugraha.












