Rakyatkalteng, Muara Teweh – Dalam pemaparan capaian dan program Dinas Pendidikan yang berlangsung di Gedung Balai Antang beberapa waktu lalu,disampaikan Kepala Dinas setempat, M Iman Topik. Sebanyak 28.067 peserta didik di Kabupaten Barito Utara tercatat sebagai penerima Program SI Pintar Optimal Tahun Anggaran 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pendidikan dalam mendukung pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.
Disampaikanya, bahwa penerima SI Pintar Optimal terdiri dari 4.325 peserta didik jenjang PAUD, 13.783 siswa SD/MI, 9.440 siswa SMP/MTs, dan 519 peserta didik jenjang nonformal/kesetaraan. Total penerima mencapai 28.067 siswa.
Juga dijelaskannya, yang mana SI Pintar Optimal merupakan salah satu bagian dari program pendidikan yang didukung Dinas Pendidikan untuk menyukseskan Program 11.12 Gaspol. Selain SI Pintar Optimal, terdapat pula SI Pintar Juara yang memberikan bantuan bagi siswa berprestasi dan SI Pintar Peduli yang ditujukan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu.
Untuk SI Pintar Juara, bantuan diberikan kepada peserta didik berprestasi akademik pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Sementara SI Pintar Peduli ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-5, dengan tujuan mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan pemerataan kesempatan belajar.
Dari sisi anggaran, total pagu Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp625,049 miliar. Hingga 31 Agustus 2026, realisasi keuangan mencapai Rp320,44 miliar atau 51,27 persen, sedangkan realisasi fisik mencapai 53,69 persen.
Selain program bantuan pendidikan, Dinas Pendidikan juga melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan. Dalam paparan disebutkan terdapat berbagai pekerjaan fisik yang dilaksanakan, termasuk pembangunan ruang belajar dan fasilitas pendukung bagi satuan pendidikan di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Utara.
Pada bidang PAUD dan pendidikan nonformal, SI Pintar Optimal dialokasikan Rp4,738 miliar dan progres fisiknya telah mencapai 100 persen, dengan pendistribusian dimulai sejak 29 Juni 2026. Selain itu, pengelolaan dana BOP PAUD sebesar Rp3,667 miliar dilaksanakan dalam dua tahap.
Iman Topik menegaskan, berbagai program tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh layanan pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan.Jika diinginkan, kedua berita ini juga bisa saya buatkan dalam gaya berita media online yang lebih tajam dengan lead 5W+1H dan kutipan langsung Iman Topik.












