SAMPIT, RAKYATKALTENG.com –Anggota Komisi IV DPRD Kotim, H Bunyamin menegaskan, upaya rehabilitasi lingkungan harus dilakukan guna memulihkan kondisi lingkungan khususnya di Kotim yang saat ini sudah mengalami kerusakan lingkungan.
Ia berharap upaya penghijauan semakin ditingkatkan, setidaknya untuk mengimbangi laju kerusakan hutan. Diperlukan aksi nyata yang lebih serius dengan menanami kembali hutan-hutan yang gundul sehingga fungsinya menyerap air kembali optimal.
“Harus ada upaya yang lebih serius dalam merehabilitasi lingkungan kita supaya banjir seperti sekarang ini yang semakin tahun semakin parah bisa berkurang. Mudah-mudahan saja kita bisa melakukan itu,” ucapnya Bunyamin. Selasa, (21/062022).
Tambahnya lagi, hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan. Jika tidak dirawat dengan baik, maka lingkungan alam akan rusak dan dapat mengancam setiap makhluk hidup. Bahkan ancaman itu sudah mulai terlihat sekarang ini.
“Salah satu cara mengatasi kerusakan lingkungan yang bisa dilakukan yakni melakukan penghijauan kembali hutan. Selain itu juga dengan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan menjaga kebersihan rumah dan halaman, membuat kita menjadi lebih terbiasa untuk membersihkan lingkungan lainnya,” jelasnya.
Dia juga menjelaskan, hutan di berbagai negara menjadi paru-paru dunia. Jika ada hutan yang dirusak maka beberapa negara lain juga akan mendapatan efek tersebut. Tentunya yang akan menerima pertama akibatnya yaitu negara yang sudah merusak lingkungannya sendiri.
“Untuk itu jangan pernah merusak hutan yang ada. Jika memang ingin menebang pohon, maka yang bersangkutan harus memiliki sikap tebang pilih dan menanam benih untuk pohon yang baru,” imbuhnya. (LUT/RK1)












