PALANGKA RAYA, RAKYATKALTENG.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menaruh perhatian serius terhadap dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palangka Raya yang berdampak pada sedikitnya 16 orang dan menyebabkan sebagian korban harus dirawat di rumah sakit.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, mengatakan evaluasi akan menjadi langkah penting setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Kita akan mengecek itu di lapangan, itu yang pertama,” ujar Leonard S. Ampung di Palangka Raya, seperti dikutip pada Selasa, (10/2/2026).
Ia menyebutkan evaluasi akan difokuskan pada pelaksanaan program MBG, khususnya terkait distribusi dan pengelolaan makanan yang disalurkan kepada penerima.
Leonard menegaskan bahwa program MBG bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, sehingga aspek keamanan dan kualitas makanan harus menjadi perhatian utama pemerintah.
“Kita tentunya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan memperhatikan, apalagi sampai ada yang sakit dan sebagainya,” tegasnya. (RK1/ADV)












