SAMPIT, RAKYATKALTENG.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah akan memperjuangkan jaringan telekomunikasi dan infrastruktur sekolah di sejumlah pelosok Kotim yang hingga saat ini belum tersentuh pembangunan di bidang tersebut.
Menurutnya dengan belum terkoneksi jaringan telekomunikasi akan membuat daerah pelosok sulit untuk maju.
“Karena jaringan telekomunikasi ini sangat penting pada zaman ini, apalagi anak-anak juga kebanyak belajar harus menggunakan internetyangmembutuhkan jaringan,” kata Juliansyah, Senin (13/3/2023).
Menurut Juliansyah, mereka sudah sering kali meminta agar pemerintah daerah bekerjasama dengan pihak ke tiga yakni perusahaan setempat guna memasukkan jaringan telekomunikasi ini, mungkin bisa dibantu oleh perusahaan.
“Terlebih masyarakat juga menunggu- nunggu pembangunan ini dari tahun ke tahun yang tidak kunjung terlaksana. Khususnya saat melakukan reses lalu rata-rata desa di daerah pelosok meminta jaringan telekomunikasi untuk diperjuangkan,” tegasnya.
Namun demikian, kata Juliansyah, pembangunan di sektor lainnya juga harus mendapat perhatian, khususnya di Desa Luwuk Sampun, Kecamatan Tualan Hulu mereka meminta agar pemerintah melakukan pengaspalan Jalan Desa.
“Ada juga yang meminta batuan bibit ikan nila dan pakannya, bantuan sapi untuk usaha peternakan, peningkatan jalan desa Luwuk Sampun dan pembangunan rumah dinas guru desa Luwuk Sampun,” bebernya.
Sementara di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Antang Kalang hanya ada tiga usulan yakni perbaikan/semenisasi Jalan Desa Tumbang Boloi, lanjutan pekerjaan Balai Basarah dan Jaringan Signal Telekomunikasi.
“Sedangkan di Desa Tanjung Jorong meminta adanya tambahan guru untuk pengajar, rehap gedung SDN 1 Tanjung Jorong, pembuatan sumur bor masyarakat, perbaikan jembatan, bantuan bibit sawit, sapi dan ikan serta pembangunan balai basarah untuk agama Hindu Kaharingan,” ucapnya. (ARD)












