H. Nurul Anwar menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam perencanaan lingkungan hidup jangka panjang.
“RPPLH adalah dokumen strategis yang menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan di Barito Utara, konsultasi publik tersebut membuka ruang partisipasi aktif masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah agar pembangunan ekonomi sejalan dengan kelestarian lingkungan,” ujarnya, Senin (1/12).
Menurutnya sangat penting untuk menekankan pentingnya masukan dari masyarakat agar memperkuat kebijakan lingkungan daerah.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri, semua pihak harus bersinergi untuk menjaga kualitas air, udara, hutan, dan sumber daya alam lainnya agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Politisi PKB DPRD Barito Utara tersebut juga berharap RPPLH yang telah disusun bersama tim LPPM Universitas Lambung Mangkurat dapat segera menjadi acuan dalam penyusunan RPJMD dan RPJPD Kabupaten Barito Utara, sehingga pembangunan daerah tetap seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.












