Anggota Komisi III DPRD Barito Utara Berikan Dukungan dan Apresiasi Pelatihan Menjahit Lanjutan

Rakyatkalteng, Muara Teweh – Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang dalam hal ini  Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM melalui UPT Balai Latihan Kerja (BLK) turut langsungkan pelatihan Menjahit Lanjutan Tahun 2026.

Menanggapi hal tersebut Rosi Wahyuni salah satu anggota DPRD setempat turut berikan dukungan dan apresiasi terhapa pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat positif karena mampu membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang bisa langsung dimanfaatkan untuk membuka usaha maupun meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Disamping itu juga anggota Komisi III DPRD tersebut menilai, pelatihan menjahit lanjutan tidak hanya sekadar meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk menjadi wirausaha mandiri yang produktif dan berdaya saing.

Pada kegiatan Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang menghadirkan berbagai program pelatihan kerja, pemagangan, serta pemberdayaan koperasi dan UMKM guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan, ia juga turut berikan dukungan.

“Program seperti ini harus terus berlanjut dan diperluas, karena sangat berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru,” tambahnya.

Ia pun berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi diri.

“Ilmu yang diperoleh jangan berhenti di pelatihan saja, tetapi harus bisa diterapkan dalam kehidupan nyata, sehingga benar-benar memberikan manfaat ekonomi,” tegasnya.

Dimana juga sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.