PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com –
Bupati Kabupaten Murung Raya (Mura) Perdie M. Yoseph didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Hermon M.SI dan Asisiten I Sarampang serta di hadiri Sekertaris Kesehatan, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Murung Raya Karidi, kepala satpol PP Iskandar, Danramil 07/Puruk Cahu Lettu Inf Saroni, dan Wakapolres kompol Aries Nugroho mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secra virtual yang dipimpin oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang terkait penangan covid 19 di tahun 2022 dan varian baru omicron yang berlangsung secra virtual di aula A Kantor Bupati, Selasa (4/12/2021).
Dalam Rapat tersebut juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati atau yang mewakili se-Kalimantan Tengah.
Kemudian, dalam arahanya Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan rapat tersebut dilaksanakan guna
Mengambil kesepakatan dan langkah-langkah untuk tindak lanjut dari Pemerintah Pusat dalam penaganan covid -19 di tahun 2022 serta varian baru omicron.
“Kordanisasi dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan seluruh Pemerintah Daerah yang tergabung secara virtual ini agar kita menyelaraskan langkah-langkah dan tindak lanjut, dalam rangka penanganan pandemi covid 19 di tahun 2022 dan mewaspadai varian baru yaitu omicron” papar Gubernur Sugianto Sabran.
Lanjutnya, untuk mewaspadai varian covid omicron yang baru maka masyarakat harus menerapkan prokes yang ketat dan bervaksin agar memiliki daya imun kuat dan kekebalan yang mumpuni untuk tubuh melawan varian baru omicron.
“Prokes harus di lebih diketat kan baik di pasar, taman wisata, dan lainnya karena itu adalah salah satu kunci untuk mengindari paparan covid -19 yang ditambah lagi dengan varian baru omicron,” tegasnya.
Meanggapi hal tersebut Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyambut baik aturan yang di diterapkan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran terkait perketatan untuk prokes guna mewaspadai varian omicron yang baru dan covid -19 yang disampaikannya melalui paparan diskusinya.
“Perketatan prokes akan kami sosialisaikan kepada masyarkat sekaligus penangan covid-19, upaya pemulihan ekonomi dan vaksinasi,” papar Perdie.
Lanjutnya, menerangkan bahwa vaksinasi Murung Raya sudah mencapai target yang telah ditentukan.
“Untuk vaksinasi di Murung Raya telah mencapai target sebanyak 71,6 persen dari yang telah di tentukan sebanyak 70 persen melalui vaksinasi masal yang di lakukan oleh pihak Kesehatan yang dibantu pihak terkait laniinya untuk langkah percepatan vaksinasi,” terangnya. (USW/RK1)












