Rakyatkalteng, Muara Teweh – Pada kegiatan Sosialisasi Transformasi Transmigrasi Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi Tahun 2026 yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara, beberapa waktu lalu, anggota DPRD Kabupaten Barito Utara H Nurul Anwar mendorong agar pelaksanaan transformasi transmigrasi di daerah dapat dirancang berdasarkan potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti 50 peserta berasal dari 16 desa dan bertujuan memberikan informasi serta pemahaman mengenai kebijakan dan regulasi terbaru bidang ketransmigrasian, khususnya terkait transmigrasi lokal.
H Nurul Anwar mengatakan sosialisasi merupakan langkah yang baik untuk membangun kesamaan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat mengenai transformasi transmigrasi.
“Menurut saya, sosialisasi ini sangat penting karena masyarakat harus mengetahui kebijakan terbaru mengenai transmigrasi. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mengetahui apa yang menjadi tujuan dan manfaat program tersebut,” ungkap Nurul Anwar, Rabu (9/9/2026).
Lebih lanjut, dikatakannya bahwa konsep transmigrasi lokal yang menjadi bagian dari transformasi transmigrasi memiliki peluang untuk mendukung pengembangan kawasan yang memiliki potensi tertentu.
Karena itu, menurutnya, perencanaan harus dilakukan secara komprehensif dengan melihat potensi sumber daya alam, kondisi masyarakat, ketersediaan lahan serta peluang pengembangan ekonomi di masing-masing wilayah.
“Setiap kawasan tentu memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, perencanaannya harus benar-benar melihat kondisi di lapangan dan melibatkan masyarakat agar program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan daerah,” katanya.
Nurul Anwar juga mengingatkan bahwa pembangunan kawasan transmigrasi perlu diikuti dengan dukungan infrastruktur dan sarana prasarana yang memadai. Hal tersebut penting agar masyarakat yang berada di kawasan transmigrasi dapat menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara optimal.
Selain itu, ia mendorong adanya pengembangan sektor ekonomi produktif sehingga kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat permukiman, tetapi juga mampu berkembang menjadi kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi.
“Harapan kita, program transmigrasi ini tidak hanya berbicara tentang pemerataan penduduk, tetapi juga bagaimana menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia mengapresiasi Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara yang telah melaksanakan sosialisasi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan adanya sosialisasi dan komunikasi yang baik, masyarakat akan lebih memahami program pemerintah. Kita di DPRD tentu mendukung program yang tujuannya untuk pemerataan pembangunan, pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas H Nurul Anwar.












