Rakyatkalteng, Muara Teweh – Dalam memperkuat Program Sekolah Sehat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan stunting, serta peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan pendidikan, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, turut apresiasi komitmen Dinas Kesehatan setempat.
Menurut H Taufik Nugraha, untuk pembentukan budaya hidup sehat harus dimulai sejak usia sekolah melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan pendidikan.
“Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Sekolah menjadi tempat yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut melalui peran guru dan seluruh warga sekolah,” ujarnya.
Ia juga menilai program PHBS, edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kebersihan kantin, serta pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kesehatan peserta didik.
Selain itu, H. Taufik Nugraha berharap seluruh sekolah terus meningkatkan kerja sama dengan puskesmas agar kegiatan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan berkala, dan pendampingan bagi peserta didik dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting dan gizi buruk membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, guru, orang tua, hingga masyarakat.
“Kita harus membangun kesadaran bersama bahwa investasi terbesar adalah pada kualitas generasi muda. Pendidikan yang baik harus didukung oleh kondisi kesehatan yang baik pula,” katanya.
Ia menegaskan DPRD Kabupaten Barito Utara akan terus memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.
“Dengan kolaborasi yang solid, saya yakin Barito Utara akan mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan memiliki daya saing tinggi di masa mendatang,” pungkas H. Taufik Nugraha.












