Musancab PDIP Murung Raya Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Konsolidasi Partai

PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – PDI Perjuangan Kabupaten Murung Raya (Mura) melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab)Tahun 2026 yang Dilaksakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kabupaten Murung Raya (Mura), Kamis, (23/04/2026).

Ketua Pelaksana Musancab, Ahmad Maulana dalam laporannya menjelaskan ada 10 PAC Kecamatan se-Kabupaten Murung Raya dan yang hadir sekitar 30 orang termasuk Ketua Sekretaris dan Bendahara ranting.

“Dari 125 ranting ada sekitar 98 ranting atau 80% yang berhadir di acara musancab hari ini”, kata Ahmad Maulana.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Murung Raya, Doni dalam sambutannya menyampaikan Musancab ini memang di laksanakan setelah Konferda dan Konfercab.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa dirinya masih diberikan amanah untuk kedua kalinya terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Murung Raya Periode 2026-2030.

“Tentunya, melalui Musancab ini menjadi wadah internal jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Murung Raya untuk membahas sejumlah isu politik Nasional dalam mempersiapkan kontestasi Pemilu kedepan bersama dengan kader kita dari tingkat DPC,PAC, Ranting dan Sayap-sayap partai,” ucap Doni.

Oleh karena itu, Doni berharap kepada Ranting, PAC dan Sayap-sayap Partai agar semua selalu terkonsolidasi untuk persiapan event pemilu yang akan datang. Musancab ini juga sebagai tempat silaturahmi para kader dan simpatisan partai berlambang banteng di Murung Raya ini.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalteng, Yohanes juga mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk konsolidasi partai dan memperkuat kembali solidaritas.

“Saya berharap kita selalu disiplin dalam segala hal dan selalu melaksanakan konsolidasi, agar bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-cita partai, ujar Yohanes.

Semoga Partai PDI Perjuangan selalu menjadi garda terdepan sebagai penjaga dasar negara yaitu Pancasila utuhnya NKRI.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Fraksi PDIP DPRD Murung Raya sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menginstruksikan seluruh elemen kader untuk senantiasa bersikap solutif dan proaktif dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. la menekankan bahwa kedekatan partai dengan rakyat harus terwujud dalam setiap kondisi, baik dalam suasana kemakmuran maupun saat menghadapi kesulitan.

“Kita bukan hanya menjadi partai yang ada ketika menjelang pemilihan umum, melainkan harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat ketika mereka merasakan kebahagiaan, kita bersama-sama merayakannya; ketika mereka menghadapi tantangan dan kesulitan, kita harus berada di garis depan untuk mencari jalan keluar bersama-sama,” jelasnya dengan tegas.

Sebagai fraksi dengan perolehan kursi terbanyak di parlemen daerah, PDI Perjuangan Murung Raya dinilai tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih. Pimpinan partai mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat sinergi antar struktur organisasi dari tingkat Anak Cabang hingga DPC, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan kinerja politik guna memberikan kontribusi yang lebih maksimal bagi kemajuan daerah.

“Tantangan politik yang semakin kompleks mengharuskan kita untuk terus melakukan evaluasi diri dan berbenah secara berkelanjutan. Kita harus mempercepat langkah kerja, menguatkan solidaritas antar kader segenap jenjang, mempertahankan posisi kepemimpinan yang konstruktif di dalam DPRD, dan dengan segala upaya yang mungkin, kita akan berusaha meningkatkan kekuatan politik partai demi terwujudnya kesejahteraan bersama bagi seluruh rakyat Murung Raya,” paparnya.

Untuk memperkaya nuansa kebersamaan dan memperkuat identitas lokal, pelaksanaan Musancab tahun ini juga diisi dengan penampilan seni budaya khas Murung Raya yang menjadi simbol penghormatan terhadap warisan budaya daerah. Selain rombongan kader dari seluruh kecamatan, acara yang diadakan secara meriah ini juga menghadirkan perwakilan sejumlah partai politik se-kabupaten, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta elemen pemuda sebagai bentuk sinergi dan kerja sama lintas elemen masyarakat dalam membangun daerah. (USW/RK1)