Dishub Murung Raya Jelaskan Alasan Tetap Gelar Bestie Jalanan di Tengah Kabut Asap

PURUK CAHU, RAKYATKALTENG.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Murung Raya memastikan kegiatan Bestie Jalanan (Bersama Menciptakan Keamanan dan Ketertiban Berlalu Lintas di Jalanan) tetap dilaksanakan pada Minggu (11/10/2026), meski kondisi kabut asap di wilayah setempat saat ini semakin tebal.

Kepala Dishub Murung Raya Ferdinand Wijaya, S.Pt., M.AP., melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Noorizal Helmyazi, S.Sos., menjelaskan alasan kegiatan tersebut tetap dilaksanakan saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Sabtu (10/10/2026).

Noorizal mengatakan, berdasarkan pengamatan dan analisis pihaknya, kondisi kabut asap di Kabupaten Murung Raya telah berlangsung cukup lama. Karena itu, pihaknya menilai edukasi secara langsung kepada masyarakat tetap perlu dilakukan.

Terlebih, biasanya Dishub Murung Raya mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para remaja. Namun, saat ini kegiatan tersebut belum dapat dilakukan karena sekolah masih diliburkan.

Ia menjelaskan, penyampaian imbauan melalui spanduk atau baliho yang dipasang di pinggir jalan saja dinilai kurang efektif karena belum tentu dibaca dan dipahami masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya ingin menyampaikan pesan-pesan keselamatan dan kesehatan secara langsung agar dapat diterima dengan lebih maksimal.

Kegiatan Bestie Jalanan akan dipusatkan di depan panggung hiburan Alun-Alun Jorih Jerah dan dilaksanakan bersamaan dengan Car Free Day (CFD). Noorizal menegaskan, kegiatan tersebut bukan berupa jalan sehat atau olahraga, melainkan edukasi dan sosialisasi mengenai aturan serta keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

“Waktu pelaksanaan yang sebelumnya direncanakan pukul 07.00 hingga 11.00 WIB kini dipersingkat menjadi pukul 07.00 sampai 10.00 WIB,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan diberikan edukasi mengenai kewajiban menggunakan helm, larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak berboncengan melebihi kapasitas, tidak mengebut, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Edukasi juga mencakup larangan berkendara bagi anak di bawah umur.

Menurut Noorizal, edukasi tersebut penting diberikan terutama kepada kalangan remaja dan pelajar serta orang tua. Ia menilai, anak muda saat ini cukup mendominasi aktivitas berlalu lintas di jalanan sehingga perlu mendapatkan perhatian.

Ia juga menyoroti masih adanya anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor di jalan raya. Selain itu, perilaku berkendara dengan kecepatan tinggi hingga balap liar menjadi perhatian, seperti yang kerap terjadi di kawasan kompleks perkantoran Pemda Murung Raya, Kilometer 40, dan sejumlah lokasi lainnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi kepada orang tua sekaligus anak-anak tentang larangan berkendara di bawah umur karena mereka sangat rawan mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Selain edukasi keselamatan berlalu lintas, masyarakat juga akan diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika jarak pandang terbatas akibat kabut asap, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta mengurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak.

Masyarakat juga diingatkan agar berhati-hati saat melakukan pembakaran di tengah kondisi cuaca kering atau musim kemarau karena dapat memicu kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam pelaksanaannya, Dishub Murung Raya telah berkoordinasi dengan Polres Murung Raya yang akan turut memberikan edukasi dan telah memberikan izin keramaian. Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim kesehatan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI, Karang Taruna, KNPI, dan Sanggar Tarung Pio yang merupakan komunitas kesenian. Untuk mendukung pelayanan kesehatan, disiapkan satu unit mobil ambulans, satu dokter, dan tiga tenaga kesehatan.

Panitia juga menyiapkan pembagian 500 masker kepada masyarakat yang hadir. Untuk menarik minat masyarakat, kegiatan akan dikemas melalui Safety Challenge berupa kuis, permainan, dan tantangan keselamatan berlalu lintas.

Selain itu, panitia menyiapkan sejumlah doorprize, termasuk satu unit sepeda motor. Panggung hiburan akan dimeriahkan penampilan Ganfash Band, dipandu oleh Rony Affandy, penyiar Radio SMURA FM, bersama Ananda Fitria, serta penampilan player Mr. Ancah
.
Noorizal menambahkan, pihaknya juga biasa melakukan edukasi keselamatan berlalu lintas dengan menyasar tempat-tempat berkumpulnya anak muda, seperti kafe dan lokasi lainnya.
(USW/RK1)

Deskripsi Iklan