Antisipasi Karhutla, Desa Diminta Bentuk Satgas

Anggota DPRD Kotawaringin Timur Syahbana

SAMPIT – RAKYATKALTENG – Anggota Komisi II DPRD Kotim Syahbana meminta, pemerintah kabupaten membantu masyarakat, mempersiapkan satuan tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disetiap desa.

Dia mengingatkan, jangan sampai ketidaksigapan pemerintah dalam memadamkan api. Padahal jauh hari sebelumnya, DPRD sudah menekankan agar Pemkab Kotim menginstruksikan pemerintah desa memiliki Satgas Karhutla. Satgas ini dibantu peralatannya dari pemerintah.

“Ternyata Satgas itu belum ada, bahkan pemerintahan desa juga mengaku kesulitan karena sistem dan mekanisme penganggaran untuk perlengkapan hingga logistik para petugas, tidak dianggarkan melalui dana desa,” tegas dia, Jumat (4/6/2021).

Dengan dana desa seyogyanya bisa membiayai pembentukan Satgas Karhutla di tingkat desa. Selain itu juga bisa digunakan untuk membeli peralatan pemadam kebakaran. Hal itu tidak akan menyalahi aturan dan tidak bisa dikatakan penyalahgunaan anggaran.

”Yang penting itu jangan fiktif, semuanya riil, ada laporannya, ada barangnya,” tegasnya.

Justru pemdes salah jika areal desa dibiarkan terbakar, sementara dana desa tidak digunakan dan setiap tahun hanya jadi silpa. Hal tersebut tentunya jangan sampai terjadi di desa Kotim ini. Apalagi dengan jumlah 168 desa di daerah itu.

“Kalau begitu artinya kepala desanya yang tidak beres, mengelola dana desa. Karena membiarkan daerahnya terbakar karena tidak ada keberanian menggunakan dana desa,” tandasnya. (yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *